Rabu, 26 Agustus 2015

Indonesia Darurat China, Akankah Kita Diam?


****
Antara Sam Pa, Surya Paloh, dan Pergerakan Mafia PKC China di Indonesia
Anda yang baru saja membaca nama Sam Pa, mungkin bingung siapa dia. Bisa mampir ke postingan saya sebelumnya di link berikut:
https://www.facebook.com/deny.rahmad.1/posts/855001321197171
Saya ulas kembali mengenai Sam Pa, sang mafia utusan PKC (Partai Komunis China) untuk menguasai sektor pertambangan dan infrastruktur di Afrika, sekaligus menguasai konstelasi politik negara-negara tersebut (mengatur kebijakan negara, memicu perang saudara dengan mensuplai senjata ke oposan pemerintah sebelumnya, dll). Tapi ulasan kali ini mengenai bagaimana Sam Pa mulai memasuki Indonesia.

Gagal Fokus


Umat Islam disibukkan dengan jilbab TNI, Sam Pa China dan Senagol sibuk mengangkangi energi.
Umat Islam disibukkan dengan diskusi demokrasi dan anti demokrasi. Sementara Freemasonry, Illuminaty, Rotary sibuk mengangkangi penguasa negeri.
Umat Islam disibukkan dengan pidato Jokowi yang salah soal tempat lahir Soekarno. Sementara Asing dan Aseng mengontrol harga-harga dan jantung ekonomi dikuasai.
Saya tak akan lagi percaya bahwa Jokowi adalah lugu dan bodoh. Ia hanyalah aktor pemeran yang dikomando sutradara yang cerdik dan licik.
Ingat kasus Jokowi yang terbalik mengenakan kaim Ihrom sebelum Pilpres? Ternyata itu bagian dari skenario! Kitapun dibuat termehek-mehek.
Sebentar lagi Densus akan membuat gegar dan bumi Indonesia bergetar. Namun saat itu kita tetap tak sadar, hingga benar-benar terkapar.
Pasted Form: Laman facebook ust. Nandang Burhanudin https://www.facebook.com/aufainternational
06 Juni  2015


Derai Duka Palestina

 
By: Nandang Burhanudin
****
Tanggal 5 Juni kemarin, Israel memperingati sebagai hari kemenangan besar melawan bangsa Arab dan umat Islam. Tepatnya 5 Juni 1967, Israel sukses menaklukkan Kairo, Damaskus, Libanon hanya dalam perang 6 hari.

Al-Quds dikuasai, Tepi Barat, Gaza, Sinai, Golan dikangkangi. Israel membunuh 20.000 militer Arab dan menghancurkan 80 % kekuatan militer Mesir, Syiria dan mengusir 300.000 warga Palestina dari tanah airnya sendiri. Israel hanya kehilangan 800 prajurit dan 2 % kekuatan militernya.

Rindu Ramadhan


By: Nandang Burhanudin 
****
Wahai embun pagi sapalah..
Mawar diri yang kini berduri
Pudarkan kemarau gundah 
Teteskan air Ilahi nan suci
Wahai mentari sadarlah .. 
Jiwa nan layu tak lagi sepi
Singkirkan keriput masalah 
Pancarkan cahaya Rabbi

2 Bangsa yang Mati Rasa


By: Nandang Burhanudin 
****
Di Mesir, cara mengukur apakah masyarakat masih memiliki "muru'ah" atau marwah adalah: coba colek seorang perempuan berjilbab ataupun tidak. Saat satu bis atau satu halte menghakimi anda, ciri muruah dan marwah itu masih kental.

Kini, di era kudeta, muruah dan marwah itu telah punah. Lakukan apapun yang kau mau, apalagi jika engkau aparat hukum. Kau pasti bebas dari pengadilan manusia.