Sabtu, 29 Juli 2017

KITA, PRASANGKA, MEREKA


@salimafillah

kita hidup di tengah-tengah khalayak yang selalu berbaik sangka.. alangkah berbahayanya terlalu percaya pada baik sangka mereka membuat kita tak lagi jujur pada diri atau menginsyafi, bahwa kita tak seindah prasangka itu


tapi keinsyafan membuat kadang terfikir bersediakah mereka tetap jadi saudara saat tahu siapa kita sebenarnya

kadang terasa, bersediakah dia tetap menjadi sahabat saat tahu hati kita tak tulus, penuh noda dan karat


dan… bersediakah dia tetap mendampingi kita dalam dekapan ukhuwah ketika tahu bahwa iman kita berlubang-lubang

Inilah bedanya kita dengan Sang Nabi dia dipercaya, karena dia dikenal sebagai Al-Amin, orang yang terpercaya sementara kita dipercaya, justru karena mereka semua belum mengenal kita..

yang ada hanya baik sangka… maka mari kita hargai dan jaga semua baik sangka itu dengan berbuat sebaik-baiknya atau sekurangnya dengan doa yang diajarkan Abu Bakar lelaki yang penuh baik sangka terhadap diri dan sesamanya

“ya Allah, jangan siksa aku karena ucapan mereka, jadikan aku lebih baik daripada semua yang mereka sangka dan ampuni aku atas aib-aib yang tak mereka tahu..”

atau doa seorang tabi’in yang mulia:

“ya Allah jadikan aku dalam pandanganku sendiri sebagai seburuk-buruk makhluk dalam pandangan manusia sebagai yang tengah-tengah dalam pandanganMu sebagai yang paling mulia.”

#Puisi di Jogokariyan, sekira 2010. Foto: Street Decoration depan Masjid, tampak dari lantai atas Islamic Center Masjid Jogokariyan.# — di Takmir Masjid Jogokaryan



https://www.instagram.com/p/BHR7xe3j6l5/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar